Cara Mempercepat Download
by Indonesiaku
Download dengan DAP 9.3
Bagi yang senang download berbagai aplikasi di internet, sebenarnya sudah banyak aplikasi yang memberi kemudahan kita mendownload sebuah file dengan lebih cepat, salah satunya dengan Download Accelarator Plus (DAP) versi 9.3. Program ini dapat kita install dan gunakan secara gratis. [Note: Ada beberapa jenis accelerator yang berbayar.]
Seperti program accelarator lainnya, DAP menggunakan prinsip membagi-bagi (split) sebuah file menjadi beberapa bagian atau segmen (biasanya menjadi 4 segmen). Dan file yang sudah dibagi menjadi 4 segmen, DAP secara simultan (bersamaan) mendownload 4 file tersebut. Dengan cara ini, perfoma DAP dalam mendownload dapat mencapai hingga 4 kali lebih cepat dengan cara biasa.
Dengan DAP, Anda dapat mendownload berbagai jenis file download baik installer, video, lagu .mp3, ebook pdf dengan lebih cepat. Keunggulan lain dari DAP adalah mencari file server yang memiliki kecepatan akses yang tinggi (bila file download tersebar lebih dari 1 server/situs). Dan terakhir, bila sebuah file yang kita download berukuran besar, dan tiba-tiba ditengah jalan terjadi kegagalan atau koneksi putus, dengan fitur Pause & Resume DAP kita tidak perlu memulai kembali download dari awal. Cukup melanjutkan file yang tersisa.
1. Silahkan klik Download DAP 9.3
2. Simpanlah filenya di komputer.
3. Selesai download, double klik pada file tersebut dan kliklah Run.
4. Silahkan restrart browser Anda.
Download Program : DAP 9.3
Program sejenis :
* Flashget
* FDM (Free Download Manager 3.0 – 6.4 MB)
* IDM (Internet Download Manager – 2.3 MB) – berbayar/lisens
Total Tayangan Halaman
Please Your Translate
Pengikut
Jumat, 19 November 2010
Bagaimana cara membuat album foto baru di Facebook?
Ada beberapa cara untuk membuat album foto baru:
Tempat lain untuk mengunggah foto ke album baru:
Klik tab "Dinding" di profil Anda. Di Penerbit, pilih "Koleksi Foto" dan klik "Buat Album."
Atau:
Buka Beranda dan klik saringan "Foto" di sisi kiri halaman. Kalau saringan itu tidak ada, klik "Lainnya" di bawah saringan aplikasi di sisi kiri halaman. Klik tombol "Unggah Foto" di bagian atas halaman.
- Buka tab "Koleksi Foto" di profil dan klik tombol "Buat Album Foto" di kanan atas layar.
- Anda akan diminta memilih foto yang ingin diunggah. Untuk mengunggah beberapa foto sekaligus, tahan tombol Control pada PC - atau tombol Command pada Mac - saat mengeklik film gambar.
- Klik "Buka" setelah memilih foto.
- Setelah memilih foto untuk diunggah, Anda akan diminta memilih judul album, kualitas foto, dan pengaturan privasi untuk album itu (Anda juga dapat menyesuaikan pengaturan privasi ini nanti).
- Bilah kemajuan akan menunjukkan status pengunggahan. Setelah selesai, pilih tombol "Buat Album" warna biru, dan Anda akan diarahkan ke album baru itu.
Tempat lain untuk mengunggah foto ke album baru:
Klik tab "Dinding" di profil Anda. Di Penerbit, pilih "Koleksi Foto" dan klik "Buat Album."
Atau:
Buka Beranda dan klik saringan "Foto" di sisi kiri halaman. Kalau saringan itu tidak ada, klik "Lainnya" di bawah saringan aplikasi di sisi kiri halaman. Klik tombol "Unggah Foto" di bagian atas halaman.
Kamis, 18 November 2010
Istilah Seputar Dunia Produksi Video
Acting :
Adegan/lakon yang diperankan oleh pemeran (aktor/aktris/talent) mengikuti skenario yang telah ditetapkan. Akting meliputi bahasa tubuh, ekspresi wajah dan dialog.
Agent (Agent Model) :
Seseorang yang bekerja mewakili kepentingan aktor/aktris dalam berhubungan dengan produser serta orang-orang lain dalam dunia produksi film. Agent ini amat berperan dalam mencarikan job serta membangun karir para artis.
Art Director (Penata Artistik) :
Pengarah artistik dari sebuah produksi, bertanggung jawab dalam penyediaan set lokasi shooting serta properti penunjang, sesuai tuntutan cerita dalam skenario.
Audio Mixing :
Proses pengaturan suara dari berbagai macam jenis input, menghasilkan unsur sound yang diperlukan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan cerita.
Angle :
Sudut pengambilan gambar, amat berpengaruh dalam penciptaan komunikasi yang diharapkan dari sebuah gambar sebagai bahasa visual. Low Angle yaitu pengambilan gambar dari bawah obyek, lazim digunakan untuk menampilkan keagungan/kewibawaan obyek. High angle ialah pengambilan gambar dari ketinggian, lazim digunakan untuk menampilkan ketidakberdayaan obyek. Close-up (CU) ialah pengambilan jarak dekat dimana obyek tampak dengan jelas (pada manusia, sebatas wajah hingga leher atau dada); Extreme Close Up (ECU) ialah pengambilan yang lebih dekat lagi sehingga layar dipenuhi oleh bagian dari wajah; Medium Shot (MS) ialah pengambilan dari jarak sedang, dimana manusia akan tampil keseluruhan bagian tubuhnya; Long Shot (LS) ialah pengambilan gambar dari jarak jauh dimana obyek akan terlihat bersama dengan lingkungan terdekatnya.
Angle juga berkaitan dengan pergerakan kamera berikut ini : Pan ialah pergerakan kamera secara horisontal ke kiri atau ke kanan; Tilt ialah pergerakan kamera secara vertikal ke atas atau ke bawah; Track/Dolly ialah pergerakan kamera yang sejajar mengikuti pergerakan obyek yang bergerak; Zoom In ialah perbesaran gambar (fungsi pada kamera video), Zoom Out ialah perkecilan gambar (fungsi pada kamera video).
Animator :
Pembuat animasi. Klip animasi biasanya dikerjakan secara khusus oleh seorang animator, lalu diserahkan kepada editor video untuk digabung dengan bagian gambar lainnya.
Audio Effect :
Efek suara. Sejumlah adegan memerlukan efek suara agar meningkatkan kesan visual. Misalnya pada adegan baku hantam dimana tidak terjadi perkelahian sesungguhnya, efek suara dibuat dan ditambahkan pada proses editing video untuk memperkuat kesan telah terjadinya perkelahian sesungguhnya.
Ambience :
Suara natural dari obyek gambar.
Background :
Gambar latar belakang.
Boom :
Mikrofon besar yang dipasang pada tiang portabel yang dipasang pada tempat terdekat yang mungkin, di sekitar pelaku adegan, agar dapat secara optimal menangkap dialog pemeran. Orang yang mengoperasikan boom ini disebut dengan Boom Man.
Breakaway :
Properti sekali pakai, misalnya gelas atau kertas, yang akan menjadi rusak dalam sekali pakai sesuai tuntutan cerita.
Breakdown :
Arti aslinya ialah perincian. Dapat merujuk ke rincian bujet produksi maupun aktualisasi pengeluaran biaya, atau dapat pula berarti rincian perencanaan adegan shooting.
Budget :
Anggaran pengeluaran keseluruhan dari produksi film. Bujet yang biasanya ditentukan sejak awal oleh produser ini akan amat menentukan bagaimana suatu rencana produksi video akan dieksekusi, menyangkut sewa alat, sumberdaya manusia, properti, dan sebagainya.
Blocking :
Area yang masuk dalam cakupan tangkapan kamera video. Para pemeran serta properti harus masuk dalam area blocking ini, dan sebaliknya area ini harus steril dari properti atau kru produksi.
Back Light :
Sumber cahaya utama yang berada di belakang obyek shooting dan menghadap ke kamera. Pada kebanyakan kasus, backlight ini merupakan kesalahan mendasar yang sering dilakukan oleh kameramen amatir sehingga obyek menjadi tak jelas (gelap). Pada kasus khusus, teknik ini digunakan misalnya untuk dengan sengaja menyamarkan identitas obyek.
Bumper :
Klip gambar biasanya berupa animasi yang berperan sebagai pembuka suatu acara televisi. Bumper in digunakan sebagai tanda suatu acara akan dimulai lagi setelah jeda iklan, sedangkan bumper out ialah penanda bahwa acara akan berhenti sejenak untuk jeda iklan.
Camera Department :
Bagian yang bertanggung jawab untuk menyediakan dan merawat semua peralatan kamera yang dibutuhkan untuk memproduksi film, serta proses-proses yang menyertainya.
Cameraman :
Orang yang bertugas mengoperasikan kamera film/video. Pada suatu produksi besar, cameraman ini terbagi menjadi sejumlah peran khusus yaitu Penata Fotografi (yang bertugas mengatur penempatan dan pergerakan kamera serta pencahayaan), Operator kamera yang langsung mengoperasikan kamera, serta sejumlah asisten untuk mengurus hal-hal lain seperti mengatur fokus kamera, dan sebagainya.
Camera Tracks :
Lintasan kamera, suatu alas datar berupa metal atau lembaran kayu tipis yang diletakkan di permukaan lantai sebagai tempat pergerakan kamera (yang dipasang pada sebuah alat beroda tertentu, disebut dolly). Lintasan ini berguna agar dihasilkan gerakan kamera yang lembut. Camera track dapat pula berbentuk lintasan rel panjang, sementara kamera terpasang pada suatu kamera dolly.
Casting :
Proses pencarian orang yang tepat untuk memerankan tokoh tertentu dalam cerita. Casting ini dipimpin oleh seorang juru casting atau casting director yang amat memahami karakter yang dibutuhkan oleh cerita. Rencana casting ini telah diumumkan sebelumnya kepada publik atau agent sehingga para artis/aktor dapat mempelajari skenario lalu mempersiapkan adegan yang akan ditampilkan sebagai unjuk kebolehan.
Clapper Boards :
Sepasang papan berengsel yang diketukkan sebagai tanda dimulainya shooting. Papan ini berisi sejumlah informasi antara lain titel produksi, nomor adegan (scene), produser, dan tanggal shooting adegan. Informasi pada papan ini dicatat oleh pencatat adegan yang kemudian akan memberi catatan tambahan tentang keberhasilan adegan yang di-shooting. Informasi ini juga terrekam oleh kamera video, yang kelak akan memudahkan proses editing video untuk memilih potongan gambar mana yang akan dipakai dan dirangkai dengan gambar lainnya.
Commercial :
Iklan. Video singkat yang umumnya berdurasi 60, 30, atau 15 detik yang dibuat khusus untuk mempromosikan suatu produk.
Costume Designer :
Orang yang merancang pakaian/kostum yang akan dipakai oleh para pemeran film.
Cue :
Tanda bagi aktor/aktris dalam film untuk memunculkan bagiannya dalam dialog atau tindakan. Isyarat ini dapat berupa tindakan aktor/aktris lainnya, bagian akhir dari sebuah dialog, tanda dari sutradara atau isyarat cahaya.
Cue Light :
Bola lampu kecil yang dapat dinyalakan atau dimatikan oleh sutradara atau asisten sutradara untuk memberi isyarat kepada para pemeran. Lampu ini diletakkan diluar jangkauan pandang kamera tetapi dalam jangkauan pandang pemeran.
Cut and Hold :
Perintah dari sutadara agar adegan diberhentikan namun para pemeran tetap berada dalam posisinya. Pada kasus ini, sutradara mungkin ingin memeriksa pencahayaan, posisi, atau adegan lain yang berkaitan.
Cut to Cut :
Peralihan gambar dari adegan satu ke adegan lainnya secara langsung tanpa pemakaian transisi.
Credit Title :
Penampilan nama-nama kru produksi serta para pendukung acara.
Chroma Key :
Sebuah teknik efek visual dimana adegan shooting dilakukan dengan latar belakang layar berwarna tertentu (biasanya hijau atau biru). Pada proses editing, warna layar yang digunakan ini menjadi key untuk dihilangkan (dijadikan transparan) untuk diisi dengan gambar background yang telah disiapkan untuk tujuan itu.
Cutting on Beat :
Teknik pemotongan dan penyusunan gambar pada saat editing video berdasarkan tempo sound yang digunakan. Teknik ini amat terasa efeknya misalnya pada videoklip musik yang bertempo cepat.
Clip Hanger :
Sebutan bagi adegan atau gambar yang akan mengundang rasa ingin tahu penonton tentang kelanjutan acara, namun harus ditunda karena harus tampilnya jeda iklan komersial.
Cut :
Pemotongan gambar
Crane :
Alat khusus yang dilengkapi dengan tiang, tuas dan katrol untuk tempat menggantung kamera sehingga kamera dapat digerakkan secara fleksibel dinamis termasuk perputaran penuh 360 derajat, menghasilkan angle yang unik, dinamis dan kadang dramatis. Alat ini dapat digerakkan oleh secara manual oleh operator melalui sebuah tuas, ada pula yang dilengkapi dengan remote control. Jimmy Jib ialah sebuah merk dagang yang terkenal alat crane semacam ini.
Clip On :
Mikrofon khusus berukuran kecil yang dapat diselipkan pada obyek sehingga tidak terlihat oleh pemirsa.
Depth of Focus :
Area tempat berbagai benda yang diletakkan dengan berbagai ukuran jarak di depan lensa akan tetap memperoleh fokus yang tajam.
Director :
Orang yang mengontrol tindakan dan dialog di depan kamera dan bertanggung jawab untuk merealisasikan apa yang dimaksud oleh naskah dan produser.
Documentary :
Film yang menyajikan cerita nyata, dilakukan pada lokasi yang sesungguhnya. Juga sebuah gaya dalam memfilmkan dengan efek realitas yang diciptakan dengan cara penggunaan kamera, sound, dan lokasi.
Dolly :
Kendaraan/alat beroda untuk membawa kamera dan operator kamera selama pengambilan gambar. Dolly biasanya dapat didorong dan diarahkan oleh satu orang yang disebut Dolly Grip.
Dubbing :
Perekaman suara manusia secara sinkron dengan gambar film. Suaranya mungkin atau mungkin tidak berasal dari aktor/aktris yang sesungguhnya serta bisa juga bahasa yang digunakan ketika film tersebut dibuat. Aktor/aktris menggunakan gambar dan soundtrack playback sebagai panduan untuk mensinkronkan gerakan bibir dalam gambar dengan perekaman suara terbaru. Umumnya digunakan untuk memperbaiki perekaman asli yang buruk., performa artistik yang tidak dapat diterima atau kemungkinan kesalahan dalam dialognya. Juga digunakan untuk perekaman lagu dan versi bahasa lain setelah proses pemfilman.
Depth of Field :
Area dimana seluruh obyek yang duterima oleh lensa dan kamera muncul dengan fokus yang tepat. Biasanya hal ini dipengaruhi oleh jarak antara obyek dan kamera, focal length dari lensa dan f-stop
Editing Departement :
Divisi dimana semua potongan film yang telah dihasilkan digabungkan sehingga membentuk urutan yang koheren, dengan bantuan kru lain termasuk sutradara atau produser.
Electric Departement :
Bertanggung jawab terhadap penjagaan dan penyediaan segala peralatan listrik selama proses produksi film, misalnya: lampu, kabel, mesin diesel. Electrician ialah anggota staf departemen ini.
Ext. :
Eksterior. Bagian manapun dari film yang direkam di luar ruangan; jalanan kota, stadium, gurun, hutan, atau puncak gunung, beberapa lokasi dapat dibuat ulang di sounstage studio namun tetap dinamakan eksterior dalam naskah.
Extreme Close Up :
Pengambilan gambar dari jarak amat dekat
Fade Out, Fade In :
Jenis transisi dari gambar kosong (blank) ke kemunculan gambar tertentu (fade in) atau dari gambar tertentu ke blank (fade out). Sering digunakan untuk menekankan berlalunya waktu atau akhir dari adegan atau cerita.
Fast Motion :
Melakukan pemfilman dengan kecepatan dibawah standar kemudian memproyeksikan dengan kecepatan standar untuk membuat tindakan terlihat lebih cepat dari normal. Efek ini sering digunakan untuk mempercepat tempo, menyesuaikan diri dengan sound yang dipakai.
Fifty-fifty :
Sudut pengambilan gambar ketika dua orang pemeran saling berhadapan sehingga berbagi lensa dengan adil. Juga disebut sebagai a two shot atau a two.
Fill Light :
Merupakan bagian dari teknis pencahayaan dasar “Three Point Lighting”, digunakan untuk meniadakan bayangan yang timbul akibat adanya key light.
First Run :
Pertama kali sebuah film dilepas ke bioskop untuk ditonton. Saat ini lebih dikenal dengan Gala Premiere.
Flare :
Efek visual yang timbul ketika suatu obyek memantulkan cahaya yang tidak diinginkan secara langsung kepada lensa kamera. Meski seringkali efek ini tidak diinginkan, namun pada sejumlah software editing video justru terdapat fitur untuk memunculkan simulasi flare ini untuk meningkatkan realitas visual.
Flashback :
Secara harfiah berarti kilas balik. Yaitu alur cerita yang mundur ke belakang mengisahkan kejadian lampau yang dapat menjelaskan latar belakang penyebab kondisi yang ada sekarang.
Focus :
Gambar secara detail dan tajam, dengan warna yang mendekati aslinya, yang diperoleh dengan setting lensa kamera agar memiliki nilai jarak fokus yang benar. Pada sejumlah kamera handycam, fokus ini bersifat otomatis hasil deteksi kamera. Sedangkan pada kamera yang memiliki setting manual fokus, gambar yang fokus diperoleh jika kameramen pandai mengatur setting fokus ini yang juga memerlukan kejelian mata. Atau kadang digunakan pengukuran jarak agar dapat melakukan setting fokus secara lebih akurat.
Fog Maker :
Menggunakan cairan khusus sehingga fog maker dapat memunculkan efek kabut, asap, efek kabur (blur), dan kelembaban. Dengan menggunakan cairan jenis lain maka dapat digunakan untuk menghilangkan kabur yang tidak diinginkan. Alat ini dapat berukuran kecil, mesin yang dapat digenggam atau mesin besar yang diletakkan di kereta.
Follow Focus :
Perubahan fokus kamera selama adegan untuk mempertahankan fokus pada pemeran yang bergerak mendekati atau menjahui kamera.
Follow Shots :
Pengambilan gambar dengan kamera bergerak memutar untuk mengikuti pergerakan pemeran dalam adegan.
Footage :
Gambar-gambar yang telah tersedia dan dapat digunakan.
Frame per Second (fps) :
Jumlah frekuensi penampilan frame gambar tiap detiknya. Video sebagai “gambar bergerak” sebenarnya hanya merupakan kesan/ilusi penglihatan mata, sebab pada kenyataannya video tersebut terdiri dari serangkaian gambar diam yang ditampilkan berurutan dalam durasi waktu yang sangat singkat. Pada video format PAL, satu detik video terdiri dari 25 gambar, disebut sebagai 25 fps (frame per second), sedangkan format NTSC memiliki 30 gambar, disebut sebagai 30 fps.
Freelancer :
Orang yang tidak terikat kontrak dengan produser atau perusahaan manapun.
Freeze :
Perintah bagi pemeran untuk menghentikan aksi namun mempertahankan posisinya. Dalam film yang aktor/aktris atau obyek lain muncul dengan tiba-tiba misalnya “pop in” pada layar maka aktor/aktris dalam adegan akan diminta untuk diam. Orang atau obyek kemudian ditempatkan di posisinya kemudian perintah untuk “action” diberikan dan adegan dilanjutkan. Dalam pemotongan film di bagian tengah dari masuknya aktor/aktris atau penempatan obyek akan dihilangkan.
Gobo :
Layar kayu yang dicat hitam. Digunakan untuk menghalangi cahaya dari sati atau lebih pencahayaan lampu studio, suatu set peralatan yang digunakan untuk mecegah jatuhnya cahaya yang tidak diinginkan ke lensa kamera atau area set. Biasanya diletakkan pada sanggahan yang dapat disesuaikan. Gobo tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran.
Hairdresser :
Spesialis penata rambut untuk film. Seorang hairdresser mungkin bekerja dengan penata rambut laki-laki maupun perempuan.
Hand Held :
Mengambil gambar dengan kamera ringan seperti handycam, jenis yang dapat ditahan oleh operator kamera dengan tangannya selagi mengambil gambar, berlawanan dengan meletakkannya pada gear head atau tripod. Memberikan fleksibilitas yang lebih. Teknik penggunaan kamera dengan tangan tanpa tripod
Hot Set :
Suatu set yang telah diisi barang dan dekor untuk syuting. Penggambaran ini biasanya mengindikasikan bahwa set tersebut tidak boleh dimasuki atau digunakan.
Hot Spot :
Area dalam set yang memiliki pencahayaan yang sangat terang.
Hunting Location :
Proses pencarian dan penggunaan lokasi yang tepat dan terbaik untuk syuting.
Idiot Cards :
Kartu besar tempat dialog dituliskan untuk aktor yang tidak dapat mengingat kalimatnya. Dapat juga berarti sebuah bagian mesin elektronik yang mahal disebut Tele-Prompter, dimana sebuah gulungan kertas ditempatkan di depan atau dekat dengan kamera dan dituliskan dialognya dengan huruf yang besar sehingga mudah untuk dibaca. Bisa juga disebut dengan Cue cards.
Independent :
Seseorang yang membuat film tanpa dipekerjakan oleh sebuah studio besar.
Insert Shot :
Suatu obyek biasanya yang dicetak seperti
Int. :
Interior. Bagian dari film yang diambil didalam ruangan. Interior dapat berupa set yang dibentuk di studio atau diluar studio. Lebih dikenal sekarang ini sebagai location interiors.
Iris :
bagian yang terbuka dari sebuah lensa atau bagian belakang yang mengatur masuknya cahaya kdalam film. ukuran Iris dapat dikontrol oleh operator kamera.
Jell :
Gelatin atau materi plastik berwarna yang digunakan di depan sebuah lampu untuk mengubah warna cahaya dari lampu tersebut. Bisa juga disebut dengan Gel.
Jumping Shot :
Proses pengambilan gambar secara tidak berurutan
Jimmy Jib :
Merek dagang, lihat Crane.
Key Light :
Cahaya utama yang digunakan untuk menerangi obyek shooting.
Light Meter :
Instrumen kecil dan dapat dipegang dengan tangan yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya.
Lining Up :
Membatasi adegan. Operator kamera atau sutradara mengatur penempatan kamera sehingga mencakup ruang pengelihatan yang diinginkan. Dapat juga berarti framing.
Limbo :
Melakukan pengambilan gambar pada area atau set yang tidak dapat dijelaskan sebagai suatu lokasi khusus. Dapat digunakan untuk adegan close-up, insert, dan lain sebagainya.
Lip-Sync :
Sesi perekaman saat seorang aktor/aktris menyesuaikan suaranya dengan gerakan bibir dari gambar.
Long Shot :
Gambar direkam dari jarak jauh. Biasanya digunakan dengan cara pengambilan gambar dari sudut panjang dan lebar.
Make-Up Departement :
bagian yang bertanggung jawab terhadap penampilan aktor/aktris agar sesuai dengan kebutuhan skenario pada saat syuting.
Match :
Menghasilkan ulang suatu tindakan yang dilakukan dalam adegan lain sehingga keduanya dapat dipotong sehingga menghasilkan posisi yg dapat disesuaikan.
Matching Directions :
Penyesuaian adegan dalam film seperi masuk dari kiri ke kanan sehingga orang atau alat transportasi dalam film tidak memiliki arah yang terbalik ketika pengambilan gambar lain dimasukkan.
Measuring Tape :
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur jarak dari lensa ke subyek dengan tujuan untuk menentukan fokus secara tepat.
Microphone Shadow :
Munculnya bayangan dari mikrofon pada bagian set yang masuk pada area pandang kamera. Bila muncul pada gambar maka it’s a no-no (gambar tidak terpakai)
Mock-Up :
Tiruan suatu benda yang dibuat seperti asli tapi hanya berupa bagian tertentu saja menurut kebutuhan.
M.O.S. :
Porsi gambar dari sebuah adegan yang diambil tanpa merekam suaranya. Inisial ini awalnya muncul dari sutradara Eropa yang tidak dapat mengucapkan WS dan mengatakan Mit Out Sound.
Moving Shot :
Teknik pengambilan gambar dari obyek yang bergerak.
Music Departement :
Bertanggungjawab dalam pengaturan atau menyediakan musik yang akan digunakan dalam film.
Master Control :
Perangkat teknis utama penyiaran untuk mengontrol proses distribusi audio dan video dari berbagai input pada suatu produksi acara.
Medium Shot :
Gambar diambil dari jarak sedang.
N.G. :
No Good (tidak bagus). Istilah ini dipakai sebagai catatan atau komentar terhadap pengambilan gambar yang tidak bagus pada laporan kamera dan suara, misalnya N.G. Sound, N.G. Action
NTSC (National Television Standards Committee)
Sistem reproduksi sinyal televisi yang lazim digunakan di Amerika Serikat dan negara-negara lain. Sistem NTSC terdiri dari 525 garis scanning dengan frekuensi penciptaan gambar 30 fps (frame per secod).
O.S. :
Off Screen (tidak tampak pada layar)
Opening Scene :
Adegan yang dirancang khusus untuk membuka acara atau cerita. Adegan ini harus dikemas secara kreatif untuk mengundang kepenasaran penonton agar melihat keseluruhan tayangan.
PAL (Phase Alternation by Line) :
Sistem reproduksi sinyal televisi yang lazim digunakan di Eropa dan negara-negara lain termasuk
Plot :
Alur cerita dalam sebuah naskah skenario.
P.O.V. :
Point of View, yaitu sudut pandang penceritaan. Istilah yang kerap digunakan dalam skenario.
Producer :
Sebutan bagi orang yang memproduksi film meski tak harus berarti membiayai produksi atau menanamkan investasi dalam produksi tersebut. Tugas produser adalah memimpin seluruh tim produksi agar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan bersama, baik dalam aspek kreatif maupun manajemen produksi dengan anggaran yang telah disepakati.
Production Unit :
Unit produksi yang terdiri dari sutradara, kru kamera, kru tata suara, bagian listrik dan semua orang yang terlibat dalam suatu produksi.
Panning :
Pergerakan kamera secara horisontal (ke kiri atau ke kanan) untuk memperluas liputan obyek.
Rain Cluster :
Perangkat khusus yang digunakan untuk menciptakan simulasi efek hujan. Sebagai alternatif ialah pemakaian mobil pemadam kebakaran.
Reflector :
Alat yang berfungsi untuk memantulkan cahaya, yang selain berfungsi untuk mengoptimalkan cahaya yang ada (baik sinar matahari pada shooting outdoor atau cahaya lampu pada shooting indoor), juga untuk memendarkan cahaya agar lebih soft. Bisa terbuat dari bahan apa saja asal memiliki pantulan cahaya yang optimal (jadi harus berwarna putih/terang), misalnya berupa lembaran alumunium foil yang ditempelkan pada lembaran busa/stereoform yang tebal.
Remake :
Produksi suatu film yang sebelumnya pernah diproduksi. Film remaking dibuat dengan penyesuaian konteks cerita terhadap keadaan jaman terkini dimana peradaban dunia sedang berubah dengan amat cepatnya. Misalnya, kisah cinta klasik Romeo dan Juliet akan difilmkan dengan konteks keadaan terkini dimana komunikasi bisa dilakukan dengan berbagai cara yang tidak terdapat pada jaman dulu.
Re-Run :
Memutar ulang suatu film atau program acara televisi.
Resolution :
Kemampuan lensa atau film untuk menangkap serta menunjukkan detail obyek.
Re-Take :
Pengulangan adegan dalam shooting, bisa disebabkan oleh kegagalan akting, dialog, pencahayaan, ketidaksiapan kru, dsb.
Reverse Angle :
Sudut pengambilan gambar : arah angle yang sebaliknya dari angle gambar yang telah diambil.
Roll :
Perintah yang biasanya diberikan ketika kru produksi telah siap di posnya masing-masing sehingga adegan tertentu siap dilaksanakan.
Running Shot :
Pergerakan kamera secara dinamis untuk menyesuaikan diri dengan gerakan pemeran di lokasi shooting.
Rundown :
Alur cerita dari program acara yang dibatasi oleh durasi, segmentasi, dan bahasa naskah.
Scouting :
Mencari lokasi untuk produksi. Dapat juga berarti mencari calon pemeran yang berbakat (talent scouting).
Screen Play :
Naskah yang sudah lengkap dan siap menjadi panduan dilaksanakannya produksi film.
Screen Test :
Kesempatan ujicoba bagi pemeran untuk memperlihatkan kemampuannya, sudah lengkap dengan penggunaan kostum, make up dan set properti.
Script Clerk :
Petugas yang bertanggungjawab mencatat sejumlah hal dari pengambilan gambar seperti durasi, akting, properti, pencahayaan dan keberhasilan adegan. Catatan ini kelak akan digunakan oleh editor saat editing video untuk menentukan mana potongan gambar yang akan diambil dan dirangkai dengan gambar lain, dan mana potongan gambar yang harus dibuang.
Sequence :
Rangkaian adegan.
Soft Focus :
Pengambilan gambar dengan lensa yang di-set agak out of focus sehingga subyek tampak agak blur.
Soft Light :
Pencahayaan lembut yang memungkinkan tiadanya bayangan dan berpendarnya cahaya secara merata dan menyeluruh.
Still man, Photographer :
Pengambil gambar foto yang bertanggungjawab atas publikasi dan pembuatan foto di lokasi. Foto ini dapat berfungsi sebagai dokumentasi behind the scene, dokumentasi proyek, maupun keperluan promosi.
Story Board :
Gambar ilustrasi adegan. Merupakan salahsatu bentuk upaya sutradara menerjemahkan bahasa tulisan skenario ke dalam bahasa gambar dan untuk memudahkan kegiatan shooting itu sendiri dengan dijelaskannya posisi, adegan, dialog, serta pekerjaan-pekerjaan lainnya. Gambar ilustrasi ini dirancang oleh sutradara bekerjasama dengan kru lain (misalnya penata fotografi), dan dilakukan oleh seorang juru gambar yang disebut storyboard artist. Sketsa yang menggambarkan adegan dalam film. Digunakan untuk mempemudah pengambilan gambar.
Sunshade (Lens Shade) :
Kotak persegi panjang yang dipasangkan di bagian depan lensa kamera untuk membatasi masuknya cahaya secara langsung ke dalam lensa.
Superimposure :
Penempatan sebuah layer video/grafis diatas layer lainnya, misalnya layer title atau subtitle (terjemahan bahasa) yang diletakkan di atas gambar film.
Swish Pan :
Jenis panning (pergerakan kamera horisontal ke kiri atau ke kanan) yang cepat yang memunculkan kesan gerakan mata yang menoleh ke samping dengan cepat.
Simply Shot :
Gambar yang diambil dari sudut mudah, biasanya untuk adegan pengisi yang kurang penting.
Script Format :
Format penulisan naskah skenario. Format ini bisa fleksibel tergantung tingkat kerumitan produksi video itu sendiri.
Script Marking :
Pemberian tanda pada naskah skenario untuk menjadi catatan bagi para kru produksi yang terlibat.
Stock Shot :
Persediaan gambar hasil shooting yang dapat dipilih pada saat proses editing.
Suspense :
Adegan drama yang menegangkan. Juga merupakan salahsatu genre (jenis) dari film.
Steady Shot :
Gambar sempurna dan tidak terlalu banyak bergerak dan dapat dinikmati dengan posisi diam.
Slow Motion :
Pergerakan gambar yang diperlambat, suatu proses yang dikerjakan saat editing video. Pada produk home video seperti wedding video, teknik ini kerap digunakan untuk pada gambar-gambar yang berisi momen bahagia dengan iringan lagu cinta yang bertempo lambat. Slow motion juga kerap digunakan secara “terpaksa” yaitu jika pada proses editing video ternyata ditemukan gambar yang rusak sedemikian rupa padahal informasi yang tertangkap oleh audio-nya penting, sehingga klip video dibuat slow motion untuk menyesuaikan diri dengan durasi audio-nya.
Tag Line :
Semboyan atau motto suatu film yang dapat merangsang imajinasi calon pemirsa tentang apa yang akan disuguhkan dalam film tersebut.
Teaser :
Cuplikan adegan-adegan menarik yang mewakili keseluruhan cerita, digunakan di televisi untuk menarik perhatian pemirsa.
Tilt :
Pergerakan kamera naik turun (vertikal)
Tone Track :
Sound asli yang diperoleh dari lokasi shooting tertentu yang seringkali tidak disadari namun dapat meningkatkan realitas hasil shooting. Misalnya pada wedding video, suara hiruk pikuk (crowded) merupakan suara yang khas terjadi pada acara resepsi, dan sebaiknya tidak dihilangkan seluruhnya pada proses editing video.
Top Lighting :
Teknik pencahayaan. Sumber cahaya berada di atas subyek sehingga turun menyinari. Sebagai kebalikannya ialah Down Lighting yang umumnya dipakai untuk kemunculan makhluk misteri dalam suatu adegan horror.
Treatment :
Rencana sutradara untuk menerjemahkan skenario dengan menyusun adegan, dialog dan prosedur kerja kru produksi di lokasi shooting.
Triangle :
Alat penahan kaki tripod agar tetap stabil meskipun diletakkan di permukaan yang licin.
Two/Three Shot :
Sudut pengambilan gambar. Yaitu layar kamera berisi dua/tiga obyek yang sedang berperan.
Viewfinder :
Instrumen optik yang yang memungkinkan operator kamera untuk mengikuti aksi para pemeran saat kamera sedang diaktifkan.
VTR :
Video Tape Recording. Alat pendukung produksi.
Very Long Shot (VLS) :
Jenis sudut pengambilan gambar. Gambar diambil dari jarak yang sangat jauh untuk maksud khusus, misalnya menjelaskan keterkaitan obyek shooting dengan lingkungannya.
Voice Over :
Suara tambahan atau alih suara yang dilakukan pada proses editing, untuk mendukung isi cerita.
Wardrobe Departement :
Bagian yang bertanggungjawab atas pemilihan pakaian yang akan dipergunakan untuk shooting.
White Balance :
Prosedur untuk men-setting lensa kamera agar dapat menangkap warna detil obyek secara akurat, biasanya dengan menghadapkan kamera ke suatu obyek berwarna putih selama beberapa saat.
Wind Machine :
Blower (kipas angin besar) yang digunakan untuk menciptakan efek angin.
Wrap :
Aba-aba untuk seluruh kru produksi bahwa sesi shooting telah selesai.
Identifikasi Program
Identifikasi program berisi tentang keterangan program atau film yang akan diproduksi. Judul, durasi, format program, dan lain-lain dapat dicantumkan pada bagian ini.Sinopsis
Sinopsis dapat berisi tentang hal-hal berikut:
· Garis besar jalan cerita.
· Tokoh protagonis.
· Tokoh antagonis.
· Tokoh-tokoh penting penunjang langsung plot utama maupun sub plot.
· Problema utama dan problema-problema penting yang sangat berpengaruh pada jalan cerita.
· Motif utama dan motif-motif pembantu action yang penting.
· Klimaks dan penyelesaian
· Kesimpulan.
Treatment
Sebelum naskah menjadi sebuah skenario film maka sangat perlu untuk membuat treatment. Treatment adalah uraian yang menggambarkan alur penyajian sebuah cerita film. Agak berbeda dengan sinopsis, treatment mencoba memberikan uraian ringkas secara deskriptis tentang bagaimana suatu episode suatu cerita. Dengan membaca treatment kita mendapat gambaran urutan adegan visual yang akan nampak pada screen.Cara penyampaian pada bagian treatment harus sudah filmik dan seplastis mungkin agar mudah dibayangkan dan merangsang imajinasi. Maka cara penuturannya dibuat pendek-pendek. Pembaca diharapkan sudah bisa membayangkan adegan yang dimaksud.
Story Board
Storyboard adalah rentetan gambar yang menerangkan detail pengambilan adegan demi adegan. Biasanya adegan digambar seperti format komik. Dalam hal ini tidak dituntut keahlian menggambar, yang dipentingkan adalah gambar dapat dipahami dan menterjemahkan adegan. Skenario
Skenario adalah naskah yang berisi cerita atau gagasan yang telah didisain cara penyajiannya, agar komunikatif dan menarik disampaikan dengan media film. Nama lainnya adalah screenplay atau film script. Skenario merupakan petunjuk operasional dalam pelaksanaan pengambilan gambar. Dalam skenario sudah tampak teknik pengambilan gambarnya serta dialog lengkapnya.Karena skenario lebih merupakan naskah kerja di lapangan, maka kalimat-kalimat deskripsi harus penek-pendek, agar cepat memberikan pengertian, dan segera bisa memproyeksikan adegan film pada khayalan si pembaca.
Selasa, 16 November 2010
Artikel Komputer
Artikel-Artikel Hardware Komputer ArtikeL - Artikel hardware komputer IP Address : Alamat Internet Protocol merupakan nama sebuahkomputer yang terhubung dalam jaringan dalambentuk aturan tertentu. Jaringan Komputer : Hubungan antara komputer satu dengan komputerlainnya untuk mendapatkan sharing sumber daya. Kernel linux : Inti dari linux, merupakan kode-kode khusus yangdibuat untuk linux, dengan tugas manajemenproses, memory, driver hardware, driver file system,dan manajemen jaringan Keyboard : Papan kunci, papan ketik. Konektor : Suatu peripheral yang digunakan untuk menghubungkansatu node ke node lain melalui kabel. LAN : Local Area Network LAN Card : Sebuah periperal komputer yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain. LPT : Line Printing Terminal atau paralel port. Port untuk menghubungkan PC dengan printer. LSB : Least Significan Bits. Unit terkecil dari informasi dalam suatu bilangan biner. Satu bit cukup untuk menyatakan perbedaan antara ya dan tidak, atas dan bawah, on danoff, satu dan nol. Komputer harus menampilkan informasi dalam bit karena sirkuit elektronik yang dibuat hanya memiliki dua keadaan, on atau off. Dalam komputer suatu informasi disusun dalam 8 bit atau 1 byte. MPU : Micro Processor Unit. Sama dengan CPU Motherboard : Papan rangkaian komputer tempat semua komponen elektronik komputer terangkai. Mode Text : Tampilan menu suatu program komputer dengan mode tulisan atau text, biasanya perintah dieksekusi dengan tombol keyboard Open Source : Proyek pengembangan software komputer yang pendistribusiannya bersifat free dan menyertakan kode program aslinya sehingga dapat dikembangkan orang lain. Paterrn : Kelompok data dalam satu kesatuan pada memory RAM,umumnya 1 byte = 8 bit. PCI : Peripheral Component Interconnect. Peripheral bus yangumum digunakan pada PC, Macintosh dan workstation.Pertama kali didesain oleh Intel dan muncul di pasaran pada akhir 1993. PCI menyediakan jalur transfer data cepat antara CPU dengan komponen-komponen peripheral lain diPC seperti video, disket, jaringan dan lain-lain. Peripheral : Peralatan. Spesifikasi peralatan pendukung yang dibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secara optimal. PIC : Programmable Interupt Controller. Kendali selater program. Chip yang berfungsi untuk mengendalikan proses penyelaan antar periferal. Alat pengendali sela periferal yang membantu kerja CPU dalam proses penyelaan. POST : Power on Self-Test yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC untuk bekerja dengan baik. Power Supply : Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus pada peralatan. Protocol : Aturan RAM : Random Access Memory, memori yang dapat dibaca danditulis. Informasi akan hilang jika komputer mati. Reset : Mengosongkan memori atau mengenolkan logika keluaran.Memulai dari awal. Scandisk : adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem Setup : Menginstalasi Server : Server adalah komputer yang menjadi sentral dan menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain Sharing : penggunaan bersama sumber daya (peripheral dan data) yang terdapat dalam komputer dalam jaringan. Sistem Operasi : Sistem operasi merupakan sistem yang menghubungkan antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Software : Piranti lunak, sebuah aplikasi program komputer Source Code : Kode sumber yang dapat dikembangkan oleh Pengguna Tata letak : yaitu gambar susunan komponen-komponen elektonika dalam bentuk gambar wajah dengan ukuran yang tepat sama. Topologi jaringan : Cara menghubungkan antar komputer Troubleshooting : Pemecahan permasalahan yang sering terjadi User friendly : Sangat memudahkan pengguna USB : Universal Serial Bus. Socket yang terdapat di semua PC model baru untuk koneksi perangkat-perangkat USB. USB mendukung instalasi yang mudah dengan system Plug and Play, dan secara bertahap menggantikan port serial dan pararel yang lama. Perangkat USB meliputi scanner, modem dan printer. UTP : UTP (Unshielded Twisted Pair) merupakan sepasang kabel yang dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua,empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai dalam jaringan adalah 4 pasang/8 kabel) dengan metode pengawatan VRAM : Video Random Access Memory (Video RAM) Tipe spesialdari DRAM yang memungkinkan akses direct high speed memory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahal bila dibandingkan chips DRAM yang konvensiona Perangkat keras Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya. Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang “dibuat” ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum. Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut: • Papan sistem/papan induk yang merupakan tempat CPU, memori dan bagian lainnya, dan memiliki slot untuk kartu tambahan. o RAM – tempat penyimpanan data jangka pendek, sehingga komputer tidak perlu selalu mengakses hard disk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih besar akan membantu kecepatan PC o Buses: Bus PCI Bus ISA USB AGP o ROM (Read Only Memory) di mana firmware diletakkan o CPU (Central Processing Unit) sebagai otak dan bagian utama komputer • Power supply – sebuah kotak yang merupakan tempat transformer, kontrol voltase dan kipas • Pengontrol penyimpanan, dari jenis IDE, SCSI atau lainnya, yang mengontrol hard disk, Floppy disk, CD-ROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan • Pengontrol penampilan video yang memproduksi output untuk komputer display • Pengontrol komputer bus (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner • Beberapa jenis penyimpanan komputer: o CD – tipe paling umum media yang dapat dilepas, murah tapi mudah rusak. CD-ROM CD-RW CD-R o DVD DVD-ROM DVD-RW DVD-R o Floppy disk • Penyimpanan dalam – menyimpan data dalam komputer untuk penggunaan jangka panjang. o Hard disk – untuk penyimpanan data jangka panjang o Disk array controller • Kartu suara – menerjemahkan signal dari papan sistem ke bahasa yang dapat dimengerti oleh speaker, dan memiliki terminal untuk mencolok kabel suara speaker. • Jaringan komputer – untuk menghubungkan komputer ke internet dan/atau komputer lainnya. o Modem – untuk koneksi tekan-tombol. o Kartu network – untuk internet DSL/kabel, dan/atau menghubungkan ke komputer lain. • Alat lainnya. Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan. • Input o Keyboard o Alat penunjuk Mouse Trackball o Joystick o Gamepad o Scanner gambar o Webcam o Tablet Grafis • Output o Printer o Speaker o Monitor • Jaringan/Networking o Modem o kartu network HARDWARE KOMPUTER Hardware (perangkat keras) komputer adalah perangkat komputer yang terlihat secara fisik, dapat disentuh dan merupakan perangkat yang secara langsung berinteraksi dengan manusia untuk memasukkan data yang kelak diolah menjadi informasi. Secara fisik, komputer terdiri dari tiga bagian terpisah yaitu monitor, cpu dan keyboard. Walaupun dalam bentuk notebook telah menyatu sedemikian rupa, namun masih tetap terlihat secara fisik ketiga perangkat tersebut ada di dalamnya. Hardware komputer biasanya dibagi dalam 4 (empat) unit, yaitu : 1. Unit Input 2. Unit Proses 3. Unit Output 4. Unit Penyimpanan 1. Unit Input Unit Input yaitu perangkat keras yang berfungsi untuk memasukkan data yang akan diolah/diproses oleh komputer menjadi informasi. Yang termasuk ke dalam unit input diantaranya : • Keyboard, merupakan peranti masukan yang terdiri dari kumpulan huruf, angka dan karakter khusus. Keyboard juga memberikan kemudahan bagi user untuk memberikan perintah yang diperlukan apabila menekan kombinasi antara karakter yang ada pada keyboard dengan tombol-tombol tertentu. • Mouse, Peranti masukan dengan bentuk seperti tikus ini berfungsi untuk memindahkan pointer atau kursor secara cepat. • Scanner, berfungsi untuk menyalin (copy) file atau dokumen baik berupa teks atau gambar menjadi teks atau gambar digital. • Floopy Disk Drive, adalah alat untuk menulis, membaca data, dan merekam data. • CD-ROM ( Compact Disc-Read Only Memory), adalah alat untuk membaca CD (Compact Disc) atau VCD (Video Compact Disk) pada komputer. • CD-RW (Compact Disk-Read and Write), yaitu alat sertupa CD-ROM namun selain dapat membaca CD, dapat juga merekam data ke CD. • DVD-ROM (Digital Video Disc-Read Only Memory) adalah alat untuk membaca CD, VCD, atau DVD pada komputer. • DVD RW (Digital Video Disc-Read and Write), yaitu alat seperti DVD-ROM namun selain dapat membaca CD, VCD dan DVD, dapat juga merekam data pada keping DVD. • Touchpad, biasanya terdapat pada notebook. Memiliki fungsi yang sama dengan mouse namun dalam penggunaannya hanya cukup dengan memberikan sentuhan jari. • Joystick, merupakan alat yang biasa digunakan pada permainan (games) komputer • Light pen, yaitu pointer elektronik untuk memodifikasi dan mendesain gambar dengan screen (monitor). • Barcode, berfungsi untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak atau garis-garis vertikal tipis dan tebal yang selanjutnya diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Biasanya kode barcode ini ditemukan pada kemasan makanan, minuman, buku, alat elektronik serta produk-produk. Biasanya barcode ini memudahkan kasir yang ada di toko swalayan atau departemen store untuk mengidentifikasi suatu barang yang dibeli. • Kamera digital, merupakan kamera modern yang telah dimodifikasi sehingga tidakmemerlukan roll film. Kamera ini dapat langsung dihubungkan dengan komputer melalui kabel data, sehingga memudahkan user untuk mentransfer data baik berupa image (gambar) digital ataupun video. • Voice input, adalah alat yang berfungsi merubah suara sehingga terekam ke dalam komputer menjadi suara digital. • Graphics pads, Merupakan suatu peranti yang dapat digunakan untuk menggambar suatu objek pada monitor. 2. Unit Proses Unit proses yaitu perangkat komputer yang berfungsi untuk memproses atau mengelola data yang masuk sehingga menjadi suatu informasi yang diinginkan. Otak komputer terdapat pada CPU (Central Processing Unit). Ada pendapat yang mengatakan bahwa CPU adalah seperangkat casing beserta isi yang ada di dalamnya. Namun pendapat yang lain juga ada yang mengatakan bahwa CPU adalah processor yang ada di dalam komputer. Kedua pendapat ini sama benarnya karena semuanya berfungsi sebagai unit proses. Adapun yang termasuk dalam unit proses, diantaranya : • Casing, yaitu kotak yang membungkus isi seluruh perangkat unit proses. • Processor, merupakan otak komputer atau chip pengolah utama yang berfungsi untuk mengolah data yang dimasukkan oleh unit input. Unsur penting yang ada pada processor yaitu : Arithmatic logic Unit (ALU), yaitu sebagai alat yang berfungsi melakukan perhitungan pada proses komputer; Control Unit, sebagai alat pengontrol proses kerja komputer. • Motherboard, yaitu papan rangkaian utama dimana merupakan tempat diletakkannya seluruh unit proses. • Memory, yaitu alat yang befungsi mengolah data dan instruksi serta menyimpan informasi. • Power Supply, Sebagai penyedia arus listrik untuk peralatan dalam CPU. • I/O Card (Input/Output Card), yaitu kartu elektronik yang menjadi penghubung antara motherboard dengan perangkat masukan serta perangkat keluaran pada komputer. • VGA Card, yaitu kartu elektronik yang menghubungkan motherboard dengan monitor. 3. Unit Output Output yaitu perangkat keras yang berfungsi untuk mengeluarkan data yang telah diproses sehingga menjadi suatu informasi. Yang termasuk unit keluaran diantaranya : • Monitor, yaitu alat berbentuk layar kaca yang berfungsi untuk menampilkan data atau informasi yang telah diproses, baik dalam bentuk teks atau grafik. • Printer, merupakan alat untuk mencetak data sehingga menjadi hard copy. • Speaker, yaitu alat untuk mengeluarkan suara dari dalam komputer. 4. Unit Penyimpanan Unit penyimpanan dapat diartikan sebagai perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menyimpan data, informasi, software ataupun program. Perangkat penyimpanan ini memiliki kapasitas tampung yang dihitung dalam satuan byte. Perhitungannya atau pengukurannya sebagai berikut : • 1 byte = 8 bit (sama dengan satu karakter) • 1 kilo byte = 1024 byte • 1 mega byte = 1024 kilo byte • 1 giga byte = 1024 mega byte • 1 terra byte = 1024 giga byte • 1 peta byte = 1024 terra byte Unit penyimpanan diantaranya : • Hard Disk, merupakan perangkat komputer yang berfungsi menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hard disk terbagi menjadi dua jenis, yaitu Hard Disk IDE (Integrated Devive Elektronik) yang memiliki kapasitas 1,2 GB hingga diatas 8,2 GB. Hard Disk ini biasa digunakan untuk komputer personal. Selain itu ada hard disk SCSI (Small Computer User Interface) yang kapasitasnya lebih besar lagi dan biasanya digunakan sebagai server. • Disket, yaitu unit penyimpanan data berbentuk cakram dan terbuat dari bahan yang bersifat magnetik. • USB Flash Drive, merupakan unit penyimpanan data yang dapat menyimpan data hingga lebih dari 1 GB. USB Flash Drive terhubung dengan port USB dan memiliki bentuk yang mungil dan ringan sehingga mudah untuk dibawa. • Compact Disc (CD), yaitu media penyimpanan data yang berbentuk piringan dengan kapasitas 700MB. • CD RW (Compact Disk Read and Write), yaitu media penyimpanan data yang berbentuk piringan yang dapat membaca dan menuliskan data secara berulang. Computer Hardware – Input/Output Input device merupakan perangkat-perangkat keras komputer yang berfungsi memasukan data dan perintah ke dalam memory komputer Proses adalah perangkat yang berfungsi memroses data yang di masukan oleh peralatan input dan mengelola seluruh aktivitas komputer Output adalah perangkat komputer yang berfungsi menampilkan hasil dari proses yang dilakukan komputer. Contoh peralatan input, proses dan output 1. Input: a) Keyboard fungsinya untuk memasukan data berupa perintah, data karakter/angka dan symbol b) Mouse fungsinya sebagai navigasi dan pointing seuatu objek di komputer serta memberikan pilihan menu (klik kanan) atau mengeksekusi (klik kiri) c) Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng-copy atau menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer. d) Joystik adalah sebuah Alat yang biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Fungsinya sebagai alat navigasi dan mengeksekusi e) Barcode Reader Fungsinya adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku f) Light Pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). g) Touchpad Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. h) Kamera Digital fungsinya untuk memasukan data berupa gambar i) Mikropon dan Headphone berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang akan disimpan dalam memori komputer atau untuk mendengarkan suara. j) Graphics Pads merupakan input masukan untuk menggambar objek pada monitor 2. Proses 1) Prosesor Alat ini berfungsi sebagai pengolah data, processor merupakan bagian yang sangat penting dalam komputer. 2) Memory (Register, Cache memory, ROM, RAM ) a) Register merupakan jenis memori yang terdapat pada processor dan sebagai memori internal processor b) Cache memory Merupakan memori yang dapat meningkatkan kecepatan komputer dan dikatakan sebagai memori perantara. c) ROM ( Read Only Memory) Memori dalam CPU berfungsi membantu proses kerja komputer. ROM adalah salah satu memori, mempunyai sifat hanya dapat dibaca dan tidak bisa diubah dan mempunyai sifat yang permanen atau tetap (non volatile) d) RAM ( Random Access Memory )Merupakan jenis jenis memori yang dapat dibaca, diisi, dan diubah menurut kebutuhan (volatile). RAM mempunyai sifat sementara 3. Output 1) Monitor merupakan unit keluaran yang memberikan informasi kepada pengguna computer dari hasil peoses dan masih dalam bentuk softcopy 2) Printer peralatan dari komputer yang dapat mencetak teks atau gambar ke media kertas atau media lainnya seperti kertas transparansi 3) Speaker merupakan peralatan yang memberkan keluaran dalam bentuk suara 4) Plotter adalah alat yang digunakan untuk mencetak gambar dengan ukauran besar Memory yang tadi diatas disebutkan adalah termasuk memory primer, dan yang di bawah ini adalah contoh dari memory sekunder: 1. Hardisk berfungsi untuk menyimpan data dalam jangka waktu yang panjang dan dalam kapasitas yang besar 2. cd-drive fungsinya untuk membaca cd-rom sebagai penyimpan data 3. floppy drive berfungsi untuk membaca floppy disk sebagai penyimpan data 4. flashdisk merupakan alat penyimpan data terbaru, yang sangat fleksibel dengan kehandalan yang sangat luar biasa dan bisa dibawa kemanapun Bagian Bagian Motherboard 1. Chipset Chipset adalah sebuah sirkuit elektronik yang mengkoordinir transfer data antara berbagai komponen komputer (termasuk prosesor dan memori). Yang paling penting dalam pemilihan motherboard yaitu dari jenis chipsetnya. Karena chipset berpengaruh untuk memaksilmalkan komputer (upgrade). Beberapa chipset Mungkin menyertakan chip grafik atau chip audio, yang memungkinkan kita untuk tidak menginstal sebuah kartu grafis atau kartu suara. Namun, kadang-kadang dianjurkan untuk menonaktifkan mereka (bila memungkinkan) di BIOS setup, untuk menginstal kartu grafik atau kartu suara yang berkualitas tinggi dalam kartu ekspansi slot yang sesuai. Bisa dilihat di gambar di atas. 2. Battre CMOS dan waktu. The real-time clock (RTC jangka pendek) adalah sirkuit yang synchronises dengan sistem sinyal. Yang dibuat dari kristal yang bergetar, dan memberikan off pulses (ticks bernama waktu) untuk memelihara elemen sistem yang berjalan pada waktu yang sama. Timer frekuensi (dinyatakan dalam MHz) jumlah kristal bergetar setiap detik, yaitu jumlah waktu ticks per detik. Semakin tinggi frekuensi, semakin banyak informasi yang dapat memproses sistem. Ketika komputer dimatikan, maka komputer berhenti menyediakan pasokan daya listrik ke motherboard. Ketika komputer dihidupkan kembali, sistem ini masih berada di waktu yang tepat. Sirkuit elektronik, yang disebut CMOS (komplementer Metal-Oxyde Semiconductor, kadang-kadang disebut BIOS CMOS), menyimpan beberapa sistem informasi, seperti waktu, sistem tanggal, dan beberapa sistem pengaturan penting. itu sebabnya tanggal pada komputer selalu tepat (sesuai dengan settingan), walaupun komputer dimatikan. Untuk penyimpanan tanggal dan waktu serta informasi perangkat keras yang terpasang, maka motherboard memerlukan yang namanya battre CMOS. yang diletakan di motherboard, battre ini sama dengan battre jam yang ukuran besar. Bisa dilihat di gambar di atas 3. BIOS BIOS (Basic Input / Output System) adalah program dasar yang digunakan sebagai antarmuka antara sistem operasi dan motherboard. BIOS yang disimpan dalam ROM (read-only memori), menggunakan data didalam CMOS untuk mengetahui sistem konfigurasi hardware. BIOS dapat dikonfigurasi menggunakan antarmuka (bernama BIOS setup), yang dapat diakses ketika proses booting komputer. BIOS setup hanya digunakan sebagai interface untuk konfigurasi data yang disimpan dalam CMOS. Untuk informasi lebih lanjut mengenai BIOS, baca disini. dan pengertian booting baca disini. 4. Socket/slot processor. Tentu saja motherboard memiliki tempat untuk berdiamnya processor, dan pada umumnya ada 2 jenis tipe untuk processor yaitu socket dan slot. Biasanya setiap motherboard memliki satu jenis saja misalkan socket saja, atau slot saja. tetapi ada juga yang memiliki lebih dari satu socket atau slot, biasanya digunakan untuk multi processor. Penting sekali memasukan prosessor dengan hati-hati, sehingga tidak akan ada pin-nya yang bengkok (ada ratusan pin pada prosessor jenis socket). Untuk prosessor jenis socket, biasanya ada tuas kecil yang berfungsi sebagai pengunci prosessor tersebut. dan untuk prosessor jenis slot, biasanya bil akita masukan/tancapkan maka prosessor akan terkunci secara otomatis. Dan biasanya tipe slot ini digunakan pada prosessor jenis pentium 3 kebawah. 5. Slot RAM/memory Seperti yang telah saya jelaskan mengenai pengertian RAM disini, motherboard memiliki slot khusus untuk RAM tersebut, seperti halnya prosessor. Dan setiap jenis motherboard berebda – beda jenis SLOT ram yang sisertakan dalam motherboardnya tersebut. Oleh karena itu sesuaikan lah dengan RAM yang anda gunakan, baca disini untuk jenis – jenis RAM. 6. Slot Expansion. Slot ini merupakan slot tambahan atau external pada komputer. Bila komputer anda ingin di upgrade atau ditambahkan fungsi – fungsinya, anda tinggal menambahkan peralatan – peralatan yang anda butuhkan di expansion card ini. Seperti: VGA card, Sound card, Tv turner. Video receiver, Joystick dll. Ada beberapa jenis atau tipe dari expansion card, baca disini untuk lebih lengkapnya. 7. I/O port. I/O port merupakan singkatan dari Input / output. Jadi perangkat ini pada umumnyasudah tersedia di motherboard, seperti port USB, PS/2 (untuk mouse dan keyboard, bukan playstation 2), LAN, VGA, Sound, dsb. Berikut Contoh I/O port.
Langganan:
Postingan (Atom)
